Pagi ini aku terbangun dengan sinar
matahari yang masuk melalui kaca dinding kamarku, aku melihat tabletku dan
melihat jam, sudah pukul 8 lebih 20 menit, dan banyak sekali pesan di bbm ku. Ternyata
hari ini ada latihan fisik di kampus bersama Teksas, aku sangat terkejut
sekali, apalagi dengan isi pesan dari teman-temanku.
(Percakapan BBM)
Mba Ranti:”Malam!! Apa kabar kawan? Mau sampai kapan berdiam
diri sementara waktu terus berjalan. Ayuh tekan ego kita, luangkan sedikit
waktu untuk berdiskusi dan latihan. Mari ciptakan sejarah bersama, berproses
bersama, jatuuh dan bangun bersama. Jangan kecewakan mereka yang sudah
meluangkan waktunya untuk teksas kita. Ayo latihan stupen besok pukul 08.00
WIB.”
Aku:”Iya mba”
Eka :”Sudah berada dimana engkau pagi ini, kawan?”
Aku :”masih bermain dalam mimpiku, bagaimana dengan engkau
kawan?”
Ayu : “oi blogger, katanya sibuk nulis? Blog mu masih ajeg
lho”
Aku: “Kehapus ceritanya gara-gara mati lampu, aku bete yaudah
baca novel”
Eka :”oalah, masih bermain dalam mimpi. Akankah kau akan
terus terjebak mimpi padahal waktu kenyataannya terus bergulir dengan cepatnya?
Bangun, dan datanglah latihan serta persiapan stupen calon anggota angkatan
2014 teater Teksas. Sekarang !!”
Aku :”Ya kawan, aku sudah bangun”
Ayu: “yahahahaaa”
Aku sangat lupa waktu, masih ada
materi GC yang lupa aku buat. Aku belum membuat power point untuk pendalaman
materi yang akan diadakan siang ini. Aku membuka laptop dan langsung
membuatnya, hanya memasukkan gambar dan nama saja, tanpa keterangan hanya
sekedar untuk presentasi saja, karena memang materi nya sudah selesai aku buat
dari kemaren. Tak butuh waktu lama, hanya 45 menit, dan aku bergegas pagi itu
lalu aku membuka kembali pesan di hape ku.
(Percakapan BBM)
Eka:”sudah berada dimana engkau pagi ini, kawan?”
Aku:”Sebentar, aku sedang menata diri, kalian dimana kawan?”
Iza:”sini sekre”
Eka: “Di sekre..”
Aku:” Iya”
Aku pun langsung berangkat ke
kampus dengan pakaian seadanya, memakai kaos dan celana training. Aku juga
memakai topi pantai milik ayu, niatnya mau sekalian dikembalikan. Aku berjalan
agak cepat pagi itu, dan setelah melewati hutan terlarang (katanya) yang berada
di samping kampus, karena memang jalan pintas untuk kekampus adalah melewati
hutan itu, aku disambut dengan tertawaan bocah-bocah teksas yang kaget
melihatku memakai topi pantai. Memang pagi itu, setelan ku sangat aneh, aku pun
membalas tawa mereka dengan senyuman. Mereka sudah bersiap untuk latihan di
lapangan, aku langsung bergabung dan akhirnya latihan dimulai dengan diawali
lari mengelilingi lapangan sebanyak kurang lebih 10 putaran. Setelah lari,
latihan dilanjutkan dengan peregangan.
Panas matahari sudah tinggi
rupanya, semakin terik saja yang menemani latihan pagi ini. Namun aku tidak
melihat ada eka atau pun ayu. Banyak sekali yang tidak hadir di latihan pagi
itu, setelah peregangan kita pun berlanjut ke lantai 2 gedung B karena memang
kondisi terik matahari sangat menyengat. Untunglah aku terselamatkan berkat
topi pantai milik ayu.
Di lantai 2 gedung B, laihan
dilanjutkan dengan pendalaman karakter dalam naskah, tapi hanya untuk angkatan
2014, Karena aku tidak tahu harus ngapain, aku mencoba menghubunngi eka.
(Percakapan BBM)
Aku:” kamu dimana? Kita dilantai 2 gedung B”
Eka:”Ngetik.. Nyetak duit dikosan bentar”
Aku:”wkwk”
Aku pun bergabung dengan mbar anti dan
iza, mereka mencoba memperbaiki isi naskah. Lalu datang bang aan, dan ono juga
abang arif. Bang arga pergi untuk menjemput bang ibe, sekarang latihan dipimpin
oleh bang aan. Mula-mula bang aan menyuruh semuanya untuk berjalan
mengikutinya, pelan-pelan, kemudian cepat, dan bertambah cepat, kemuadian
menjadi butoh sangat lambat, lalu jalan biasa dan lari sekencang-kencangnya. Bang
aan berseru “Yang terakhir push-up” kita semua lari sangat cepat dari ujung
koridor hingga ujung koridor satunya lagi, satu per satu dari kita gugur karena
push-up, kemdian dilanjut lagi dan push-up lagi, hingga kurang lebih 10kali
bolak balik lari secepat-cepatnya. Aku sangat lelah dan menyerah pada putaran
ketiga (hahaha cemen banget).
Pukul 11 tepat, aku ijin karena ada
pendalaman materi untuk GC dan kebetulan akulah pengurusnya, aku yang mengurus
materi-materinya. Aku pulang kekosan untuk mempersiapkan materinya, kemudian
aku bergegas mandi dan bersiap, aku sempat menghubungi pengurus yang lain untuk
membantuku memfotocopy materinya. Siang itu aku merasa sangat lapar sekali,
tapi aku tak punya waktu untuk makan, aku takut terlambat. Dijalan, aku bertemu
dengan abdul dan hamid, langsung saja aku serahkan materi ke abdul untuk
difotocopy, aku dan hamid menunggu disekre sembari mempersiapkan alat. Jam 1
pas, aku menuju ruang audio di kampus, menunggu yang lainnya.
Pendalaman materi berlangsung cukup
lama, hamid sebagai pemateri, yang menjelaskan di depan, aku hanya moderator
yang memindahkan slide demi slide di powerpoint. Hamid cukup cekatan dalam
memberikan penjelasan tentang materi yang aku buat, karena dia memang sudah
menguasai materi tersebut, sembari di beri contoh menggunakan alat-alat.
Pukul 3 sore, aku sudah tidak tahan
lagi, aku sangat lapar, lapar sekali karena terakhir makan kemaren siang. Untunglah
materi sudah selesai karena waktunya untuk latihan fisik, namun hamid
memberikan waktu istirahat. Jadi aku bisa makan di burjo. Setelah kenyang aku
kembali ke kampus, namun kondisi cuaca sedang hujan. Kita tidak jadi pergi ke
wapala, namun akhirnya materi dilanjutkan di ruang audio hingga maghrib tiba,
setelah hujan berhenti kami memutuskan untuk pergi latihan wall.
Hari yang sibuk, mempunyai dua
organisasi memang tidak mudah, aku harus bisa membagi waktu untuk mereka. Dan jangan
sampai ada yang terabaikan, namun tetap saja, meskipun aku sudah berusaha, aku
masih saja tidak bisa membagi waktu secara adil. Maafkan aku..