Minggu, 17 Juli 2016

Nasib Kue Lebaran



Pagi yang indah akan selalu diawali dengan senyuman, meski kadang mimpi buruk membuat kita sulit untuk tersenyum setidaknya bersyukurlah karena kamu masih diberi umur untuk memulai hari ini.
Waw.. hampir saja aku lupa, maaf yak karena aku sudah lama ga mengisi blog ini. Banyak hal yang memang harus diselesaikan tapi bukan itu sih alesannya, Cuma kekurangan semangat buat nulis saja. Mood dan stress juga turut berpengaruh loh, ah aku ga mau membahas itu sekarang.
Hari ini aku akan menulis tentang nasib para kue lebaran setelah lebaran usai. Ya.. kalian tau kan tradisi saat lebaran adalah berkunjung ke rumah saudara dan teman terdekat untuk bersilahturahmi dan saling maaf memaafkan. Biasanya di setiap rumah disetiap ruang tamu mereka akan tersaji kue lebaran dengan berbagai macam rasa, bentuk dan pilihan yang pasti bikin para tamu bingung.
Kue lebaran sebenarnya hanya kue biasa namun khusus di hari Lebaran, kue itu menjadi hits dan tersaji di setiap rumah. Kue lebaran umumnya adalah kastengel, nastar, kue putri salju (padahal bentuknya bukan putri, kadang bulan sabit, bintang, hati, bulat), kue kalengan, kue buatan sendiri yang rasanya ngalor ngidul, hahaha maaf.
Karena banyaknya kue yang tersaji di meja tamu, tidak semua kue itu dicicipi atau malah tidak tersentuh sama sekali oleh tamu yang berkunjung karena mereka asik bercengkrama melepas rindu kepada kerabat dan saudara. Lantas bagaimana nasib para kue tersebut. Mubazir…
Kebayakan kue tersebut hanya menjadi pajangan, semakin banyak jenis kue yang disajikan di meja tamu makan semakin indah pula meja tamu untuk dipandang. Setelah lebaran usai, kue tersebut memang akan dimakan oleh pemilik sebagai cemilan sehari-hari. Seperti yang sedang penulis lakukan, menulis sambil nyemil kue lebaran, lihat kue-kuenya masih banyak banget padahal sudah dua minggu lewat dari hari Lebaran.  Memang sih, sebagian besar orang pasti ini menyenangkan para tamu yang berkunjung dengan berbagai macam pilihan kue-kue, tidak memikirkan dampak negatifnya. Kue-kue yang tidak termakan akan dibiarkan begitu saja, syukur-syukur kalau habis dimakan sendiri lantas bagaimana jika kue tersebut tidak bisa bertahan lama akan dibuang percuma kan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar